Total Pageviews

Powered By Blogger

Popular Posts

Tuesday, 5 April 2011

Cina Tutup 60 Ribu Situs Porno

Cina Tutup 60 Ribu Situs Porno
Cina
Peristiwa Peristiwa Cina Tutup 60 Ribu Situs Porno
Cina Tutup 60 Ribu Situs Porno
31/12/2010
Kantor berita Xinhua, pada Kamis kemarin melaporkan bahwa Cina telah menutup 60 ribu laman situs porno di internet selama tahun ini dan disertai dengan investigasi lanjutan oleh pihak kepolisian setempat untuk 2200 kasus kejahatan yang berhubungan dengan dunia maya, CNN melansir. Menurut Xinhua, Cina telah mengadakan kampanye anti pornografi selama setahun terakhir untuk mengurangi beredarnya laman-laman vulgar tersebut.

Menurut Direktur Biro Informasi Cina, Wang Chen, 450 juta orang di Cina adalah pengguna internet dan terus meningkat sebesar 20% setiap tahunnya. Artinya, 34 persen dari total populasi Cina terbiasa berselancar di dunia maya. Xinhua melansir, Biro Informasi menerima tidak kurang 170 ribu laporan keluhan mengenai aksi pornografi yang memanfaatkan internet dan telepon selular, yang 534 orang diantaranya memperoleh penghargaan total 544 ribu yuan (setara 81 ribu dolar) karena telah memberikan informasi tersebut. (RZ)
Tutup 60 Ribu Situs Porno
31/12/2010
Kantor berita Xinhua, pada Kamis kemarin melaporkan bahwa Cina telah menutup 60 ribu laman situs porno di internet selama tahun ini dan disertai dengan investigasi lanjutan oleh pihak kepolisian setempat untuk 2200 kasus kejahatan yang berhubungan dengan dunia maya, CNN melansir. Menurut Xinhua, Cina telah mengadakan kampanye anti pornografi selama setahun terakhir untuk mengurangi beredarnya laman-laman vulgar tersebut.

Menurut Direktur Biro Informasi Cina, Wang Chen, 450 juta orang di Cina adalah pengguna internet dan terus meningkat sebesar 20% setiap tahunnya. Artinya, 34 persen dari total populasi Cina terbiasa berselancar di dunia maya. Xinhua melansir, Biro Informasi menerima tidak kurang 170 ribu laporan keluhan mengenai aksi pornografi yang memanfaatkan internet dan telepon selular, yang 534 orang diantaranya memperoleh penghargaan total 544 ribu yuan (setara 81 ribu dolar) karena telah memberikan informasi tersebut. (RZ)

Maraknya pornoaksi Indonesia

http://www.kendaripos.co.id/files/siswi%20yang%20mabuk.%20suwarjono.jpg

Maraknya pornoaksi Indonesia sudah menunjukkan angka mencemaskan. Peri Umar Farouk, Ketua Gerakan “Jangan Bugil Depan Kamera” (JBDK) memberikan data cukup mencengangkan. Menurutnya, per akhir Mei 2007, ditengarai beredar lebih dari 500 video porno asli Indonesia.

“Pelakunya hampir semua profesi,” kata Peri Umar Farouk.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjqshysxhXIHVClPZvGy2mmB2l5XzelR8JSgxyXHonHxC3aIEM-cIBC9lUN4Ue_cRZ3gr_D3T9kF_8NkTNI4HCp01Q4ZYv2rDwPkYg0Ekv0vr6uh-XozF9ILH5MnuF7dPxeJjBeTRf-0o7v/s400/anak+SMU.jpg

Namun persentase terbesar adalah pelajar dan mahasiswa (sekitar 90%). Sisanya adalah PNS, pejabat, petinggi partai, penegak hukum hingga kepala daerah.

Pada tahun ini jumlah video porno membengkak menjadi 800 video porno. Data ini terungkap dalam acara konferensi pers Jaringan Pendukung UU Pornografi yang diadakan di Press Room DPD RI, Jumat (18/6) pagi.

Sementara itu, menurut Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Provinsi Jambi, Juniwati T Masjchun Sofwan, penyebaran video porno sudah sangat menyimpang, tidak menghormati norma agama dan norma sosial, terutama penghormatan terhadap lembaga pernikahan.

"Aspirasi masyarakat daerah, tak hanya dari Provinsi Jambi, namun juga dari berbagai daerah lainnya, menunjukkan masyarakat telah sangat resah atas masifnya penyebaran video porno serta dampak yang ditimbulkannya," kata Juniwati.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhgYzSx5ekW3ohoIv5VvsVjGp3yWeLwnAD6N5sdGvk2r-JK0ALa9j2NUrMhQ6CQ43FiLBvI7lykcZ251lym0sof6W4I93SDnKFM1uEc7UJVbYkBTuvXdESMwUGRwD6lnWGJvJoo2jVYLVg/s400/smu-abg-bugil-manado.jpg

Sebagai representasi daerah, lanjut Juniwati, sudah seharusnya anggota DPD RI menindaklanjuti aspirasi ini dengan langkah-langkah yang bersesuaian dengan tugas dan wewenang DPD RI, dalam rangka memerankan fungsi legislasi dan pengawasannya atas Undang-Undang tertentu.

Ketua Aliansi Selamatkan Anak Indonesia (ASA Indonesia), Tatty Elmir, menambahkan, siapapun pelaku pornografi, maka anak yang akan selalu jadi korban utamanya. Siapapun yang mentoleransi ini, maka adik, anak, cucu, keturunan dan orang-orang yang disayanginya akan jadi korban berikutnya.

Karena itu, jelas Tatty Elmir, sesuai dengan UU No. 44 tahun 2008 tentang pornografi, maka mulai dari model, pembuat, pengunduh, pengunggah, penyebar, penyimpan hingga penikmat, bisa masuk pelaku kriminal.

"Karena itu perlu ditegaskan sekali lagi bahwa pornografi bukan hiburan, tapi kejahatan," tegasnya.

http://3.bp.blogspot.com/_DJXtSQYX9u0/S2efV_2Kp8I/AAAAAAAABeA/GswQe_8diWo/s400/abg1.jpg

Jaringan yang mendorong UU Pornografi ini merasa kondisi kali ini jauh lebih mendesak karena sejumlah data menunjukan Indonesia adalah salah satu negara yang penduduknya paling banyak mengakses internet untuk mendapatkan informasi seputar seks.

Ia juga mengatakan, Indonesia merupakan negara keempat di dunia yang mengakses kata “sex” atau “porn” lewat google.

5.000 Pengakses Situs Porno Ditangkap

5.000 Pengakses Situs Porno Ditangkap5.000 Pengakses Situs Porno Ditangkap

APARAT keamanan China telah menangkap lebih dari 5.000 pengakses situs porno dalam operasi besar-besaran terhadap pornografi di internet selama tahun 2009. Belum merasa cukup, China berjanji akan lebih tegas memerangi kejahatan online, salah satunya tetap terhadap pornografi, di tahun 2010.

"Sebanyak 5.394 orang telah ditahan sepanjang 2009 dalam operasi terhadap pornografi di internet. Pemerintah juga berhasil menutup 9.000 situs ilegal yang berbau pornografi," ungkap Kementerian Keamanan Publik China. Pengumuman ini sekaligus menegaskan upaya China untuk memerangi kejahatan internet.

Kementerian Keamanan Publik China juga menyatakan akan semakin memperkuat sanksi bagi para operator situs yang melanggar aturan China. Selain itu, juga telah melakukan sensor ketat terhadap situs-situs di China. Pembatasan yang dinamai "Great Firewall of China" ini menyensor konten-konten yang dianggap pemerintah China tidak sehat, termasuk konten porno dan kekerasan.

Komitmen China dalam memberantas pornografi tampaknya tak diragukan lagi. Di bulan Desember 2009 lalu, China juga tercatat telah menghabiskan US$1.465 yang dibagikan kepada para pengguna internet yang melaporkan situs-situs yang mengandung unsur pornografi.

Saat ini pengguna internet di China adalah yang terbesar dibanding negara-negara lainnya di dunia. Setidaknya tercatat ada 338 juta pengguna internet di China. "Menyucikan internet dan menindak kejahatan internet berkaitan dengan keamanan negara jangka panjang," tambah Kementerian Keamanan Publik China seperti dikutip channelnewsasia.com.

Bahkan, pada Desember lalu, pemerintah China menawarkan hadiah sampai 10.000 yuan atau sekitar Rp 14 juta kepada pengguna Internet yang melaporkan situs-situs pornografi. Menurut data terakhir yang dipublikasikan oleh Kementerian Keamanan Publik, 5.394 orang ditangkap tahun lalu terkait pornografi internet, dan 9.000 situs terkait telah ditutup.

"Membersihkan internet dan menindak kejahatan di internet merupakan upaya jangka panjang demi keamanan negara," tegas Menteri Keamanan Publik dilansir AFP.

Penggunaan internet telah berkembang sangat pesat di China sehingga China menjadi pengguna terbesar di dunia dengan 338 juta pengguna. Pemerintah China khawatir jika dibiarkan tak terkendali, internet bisa menjadi sarana bagi warga biasa untuk menyebarkan informasi yang merugikan masyarakat, termasuk ide-ide yang kritis terhadap pemerintah komunis.

China telah memblokir beberapa situs jaringan sosial seperti Facebook dan Twitter. Warga hanya dapat memperoleh akses ke situs tersebut dengan menggunakan proxy server. Tahun lalu, Beijing mengancam sanksi kepada beberapa situs besar, seperti penyedia mesin pencari Google dan Baidu, yang dituding membiarkan pornografi.

Cinta Diputus, Foto Mesum Pacar Tersebar

Cinta Diputus, Foto Mesum Pacar Tersebar
`

Foto oleh Charriau Pierre/ GettyImages

TULUNGAGUNG – Kejahatan pornografi semakin tak mengenal batas. Siapapun bisa menjadi korban pengedar foto-foto mesum, termasuk orang yang peranh paling dekat sekalipun.

Seperti kasus di Tulungagung, Jawa Timur, ini. Gara-gara cinta diputus, seorang pria diduga nekat menyebarkan foto-foto bugil pacarnya. Ris (20), perempuan korban penyebaran foto bugil tersebut, tak kuat menanggung malu dan akhirnya melapor ke Mapolres Tulungagung.

Kepala Urusan Binops (KBO) Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tulungagung, Iptu Siswanto menuturkan, polisi mengusut kasus itu dengan memintai keterangan sejumlah saksi yang diduga terkait penyebaran foto tersebut.

Ris yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut sebenarnya telah mencurigai Arif Yunizar (33), mantan kekasihnya asal Dusun/Desa/Kecamatan, Kabupaten Blitar.

Namun, polisi belum bisa menetapkannya sebagai tersangka lantaran dalam pemeriksaan, Arif menyangkal memiliki maupun menyebarkan foto-foto tersebut.

Siswanto menjelaskan, terungkapnya kejahatan pornografi itu bermula dari pengaduan yang disampaikan seorang pekerja warung remang-remang kepada ibu korban yang juga pemilik warung di kompleks Pasar Ngemplak, Kelurahan Botoran, Kecamatan Kota, Tulungagung, Rabu (22/12/2010) lalu.

Saat itu, ibu Ris disodori dua lembar kertas foto berukuran folio yang di dalamnya terdapat 25 gambar anaknya dalam pose tanpa busana. Dua foto di antaranya bahkan memperlihatkan Ris tengah berhubungan seks dengan seorang pria.

“Gambar-gambar itu menurut korban diambil oleh mantan pacarnya (Arif), saat keduanya melakukan hubungan badan di luar nikah di sebuah hotel sekitar November 2010 lalu,” terang Siswanto.

Kini, Arif terancam dijerat UU No 44/ 2008 tentang Pornografi, meskipun sebenarnya seseorang yang dengan sadar membiarkan dirinya dijadikan objek pornografi, bisa dijerat hukuman.

Terlebih dari pose-pose bugil Ris, terkesan diambil secara sadar dan sepenuhnya disadari oleh objek yang difoto. Hanya saja, polisi tidak akan gegabah menetapkan Ris yang menjadi objek foto bugil sebagai tersangka.

Saat dihubungi, Ris membantah dirinya sengaja membiarkan difoto telanjang. Ia bercerita, pada November 2010 lalu, dirinya memang pernah menginap di sebuah hotel bersama Arif setelah mabuk minuman keras di sebuah kafe.

Dalam keadaan mabuk itulah, terjadi hubungan suami istri antara dirinya dan Arif. Dalam kondisi dipengaruhi alkohol, Arif mengambil gambarnya dalam pose telanjang.

“Tidak benar saya rela difoto telanjang. Saya waktu itu mabuk dan tidak sadar sepenuhnya. Siapa, sih, yang mau difoto telanjang,” ucap Ris.

Ia baru sadar dan mengetahui foto-foto telanjangnya keesokan hari saat memeriksa ponsel Arif. Dengan nada kesal, ia protes kepada Arif, Ris mengaku telah menghapus empat foto di dalam ponsel Arif.

Namun, dengan enteng Arif menjawab telah menyimpan foto-foto tersebut di komputernya. Arif malah mengancam akan menyebarkan foto-foto itu jika Ris memutuskan jalinan asmara di antara mereka.

Nah, rupanya pada Desember ini jalinan cinta keduanya berakhir. Ris kecewa karena Arif sudah beristri dan punya anak. Padahal, saat pacaran, Arif selalu mengaku masih perjaka.

”Coba siapa yang tidak sakit hati, ia mengaku masih perjaka tak tahunya sudah punya istri dan anak,” tukas Ris.

Arif yang disebut Ris sebagai orang yang diduga telah mengambil dan menyebarkan fotonya sudah dimintai keterangan di Mapolres Tulungagung. Ia membantah dirinya memfoto Ris dalam keadaan telanjang dan menyebarkannya.

Menindaklanjuti pengaduan itu, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Tulungagung berencana memanggil kembali terlapor Arif Yunizar. Namun sebelum itu, tim penyidik terlebih dahulu akan memanggil pekerja kafe yang saat ini diketahui sebagai pengadu pertama ke ibu korban.

“Dari pekerja kafe remang-remang bernama Vera ini, kami ingin tahu siapa laki-laki yang menyodori dia foto-foto Ris tersebut. Semoga dari situ pelakunya bisa kami usut,” kata Siswanto.


Labels

GlobalView

PTP